Senin, 16 Mei 2011

HUKUM PAJAK

HUKUM PAJAK
PENGELOMPOKAN PAJAK


Pajak dapat dikelompokan menjadi tiga, menurut sifatnya,golongannya dan kewenangan memungut.( Hamdan Aini, 13-18; Santoso Brotodihardjo, 93 )

1. Menurut sifatnya pajak dikelompokan menjadi :
a. Pajak subyektif (pajak yang bersifat perorangan );
Pajak yang pemungutannya berpangkal pada diri orangnya ( subyeknya ). Keadaan seseorang dapat mempengaruhi besar kecilnya jumlah pajak yang harus dibayar. Misalnya Status sudah kawin atau belum, susunan keluarga dan tanggungan lainnya.

b. Pajak Objektif ( Pajak yang bersifat kebendaan ).
Yaitu pajak yang pemugutannya berpangkal pada objeknya, dan pajak ini dipungut karena keadaan, perbuatan dan kejadian yang dilakukan atau kelakuan yang terjadi.
Keadaan: adanya penghasilan akan dikenakan Pajak Penghasilan; adanya Bumi dan Bangunan akan dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan.
Perbuatan: adanya penyerahan barang atau jasa akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa.
Kejadian:meninggalnya pewaris mengakibatkan warisan yang belum terbagi dikenakan pajak penghasilan.

2. Pajak menurut golongannya, dikelompokan menjadi :
a. Pajak Langsung;
b. Pajak Tidak Langsung
Yang masing-masing dapat ditinjau dari segi “administratif yuridis dan dari segi ekonomis”
■ Dari segi adminisratif yuridis:
Pajak Langsung adalah pajak yang dipungut secara periodik ( berkala ) yang harus dipikul sendiri oleh wajib pajak yang bersangkutan berdasarkan surat ketetapan pajak/ kohir ( tindasan surat ketetapan pajak );
Pajak Tidak Langsung, adalah Pajak yang hanya dipungut apabila pada suatu ketika terjadi suatu peristiwa, seperti penyerahan benda tidak bergerak, pembuatan akta dan sebagainya.
■ Dari segi ekonomis:
Pajak langsung adalah pajak yang dikenakan terhadap orang yang harus menanggung dan membayarnya.
Pajak Tidak Langsung; adalah Pajak yang dikenakan terhadap orang yang harus menangunggnya, tetapi diharapkan pihak ketiga untuk membayarnya.
MJH Smeets, mengemukakan 3 unsur yang harus diperhatikan yaitu :
Penanggungjwab pajak ( wajib pajak ); adalah orang yang secara formal yuridis diharuskan melunasi pajak, bila padanya terdapat kejadian-kejadian yang menimbulkan sebab untuk dikenakan pajak;
Penanggung Pajak; adalah orang yang dalam faktanya ( dalam arti ekonomis) memikul terlebih dahulu beban pajaknya.
Pemikul Pajak (destinaris), adalah orang yang menurut maksud pembuat undang-undang harus dibebani pajak.
Menurut MJH Smeets, disebut pajak langsung apabila ketiga unsur tersebut ditemukan pada diri seseorang. Sedangkan pajak tidak langsung, apabila ketiga unsure itu terpisah atau terdapat pada lebih dari satu orang.
Contoh : Cukai tembakau ( ketiga unsure tersebut terpisah )
Pabrik Rokok; Penanggung pajak, ia harus membeli atau membayar pita cukai.
Pedagang Rokok; Penanggung pajak, setiap mengambil rokok dari pabrik sekaligus membayar cukainya;
Konsumen: pemikul pajak( destinaris), sebab-mereka yang dituju untuk membayar cukai.

3. Pajak menurut kewenangan memungut, dikelompokan menjadi :
a. Pajak Negara ( Pajak Pusat ); adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat berdasarkan undang-undang, dan hasilnya digunakan untuk pembiayaan rumahtangga negara pada umumnya.
b. Pajak Daerah; adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah terhadap pajak-pajak yang telah ditetapkan sebagai pajak daerah oleh ketentuan undang-undang, yang pelaksanaan pemungutannya ditetapkan dengan Peraturan Daerah ( Perda), dan hasl pungutannya digunakan untuk pembiayaan rumah tangga daerah.

Tugas Untuk Mhs: Saudara kerjakan berkelompok maksimum 3 orang, Pajak Negara dan Pajak Daerah, saudara lihat jenis pajak dan pengaturan serta tarifnya. Kumpulkan /kirim melalui email. Paling lambat EMPAT HARI setelah tatap muka.



TARIF PAJAK

Kebijakan tarif pajak mempunyai hubungan erat dengan fungsi pajak dalam masyarakat, yaitu fungsi budgeter (anggaran ) dan fungsi mengatur(regulated).Undang-Undang perpajakan dibuat terutama dengan maksud untuk memasukan uang sebanyak-banyaknya ke kas negara ( fungsi budgeter), sedangkan tujuan mengatur biasanya merupakan tujuan sampingan yang didasarkan oleh berbagai maksud dan alasan,seperti untuk menarik investasi baik modal asing maupun modal dalam negeri, untuk menghambat peredaran minuman keras, untuk melindungi produksi dalam nenegri dan sebagainya.

Pajak dengan tariff yang tinggi mempunyai fungsi penghambat, misalnya menghambat pemabukan, pemborosan untuk barang-barang mewah, dan sebagainya. Tetapi jika karena itu uang yang masuk kekas negara malahan menjadi besar, hal itu merupakan tanda bahwa tariff yang tinggi tersebut kurang mencapai tujuannya, dan sebaliknya jika karena itu uang masuk kekas negara kecil, maka hal itu merupakan tanda bahwa tarif yang tinggi itu berhasil mencapai sasarannya. Tariff yang rendah mempunyai fungsi mendorong,misalnya untuk meningkatkan produksi dalam negeri, karena harga barang dapat terjangkau oleh masyarakat.

Besar kecilnya tariff pajak, menentukan besar kecilnya jumlah pajak yang harus dibayar dan sekaligus sebagai jumlah penerimaan negara. Tetapi besarnya pajak tidak selalu menjadi beban wajib pajak, karena ada pajak yang pembayaraannya dapat dipindahkan kepada orang lain ( tax shifting ).

Macam-macam pajak diantaranya: ( Rochmat Soemitro, hal 121; Santoso Brotodihardjo; hal 172; Erly Suandy: 51 ).
a. Tarif Proporsional ( sebanding );
b. Tarif Degresif ( menurun ):
• Degresif-Proporsional;
• Degresif-Degresif;
• Degresif-Progresif.
c. Tarif Tetap
d. Tarif Progresif ( Meningkat ):
• Progresif-Proporsional;
• Progresif-Degresif;
• Progresif-Progresif.

Penjelasan:
a. Tarif Proporsional ( sebanding );
Adalah tarif pemungutan pajak yang menggunakan persentase yang tetap ( tidak berubah ) berapapun jumlah yang digunakan sebagai dasar pengenaan pajak. Semakin besar jumlah yang digunakan sebagai dasar pengenaan pajak, semakin besar pula jumlah pajak yang terhutang ( pajak yang harus dibayar ), dan kenaikan ini sebanding kenaikan dasar yang dikenakan pajak.
Contoh :
Dasar Pengenaan Pajak Tarif Pajak Pajak yang terhutang
Rp 1,000,000.00 10% Rp 100,000.00
Rp 2,000,000.00 10% Rp 200,000.00
Rp 3,000,000.00 10% Rp 300,000.00

b. Tarif Degresif ( menurun ): adalah tarif pemungutan pajak yang menggunakan persentase yang semakin kecil dengan semakin besarnya jumlah yang digunakan sebagai dasar pengenaan pajak
Contoh :
Dasar Pengenaan Pajak Tarif Pajak
s/d Rp 10,000,000.00 30%
Diatas Rp 10,000,000,00 s/d Rp. 50,000,000,00 28%
Diatas Rp. 50,000,000.00 s/d 100,000,000,00 26%
Diatas 100,000,000,00 24%

b.1. Degresif-Proporsional; adalah tarif yang prosentasenya semakin menurun (kecil ) jika dasar pengenaan pajaknya meningkat, dan besarnya penurunan dari tarifnya adalah sama besar.
Contoh:
Dasar Pengenaan Pajak Tarif Pajak Penurunan
Tarif Pajak yang
terhutang
Rp 10,000,000.00 25 % - Rp 2,500,000.00
Rp 20,000,000.00 20% 5 % Rp 4,000,000.00
Rp 30,000,000.00 15% 5 % Rp 4,500,000.00
Rp 40,000,000,00 10 % 5 % Rp 4,000,000.00








b,2. Degresif-Degresif; adalah tarif pajak yang presentasenya semakin kecil jika dasar pengenaan pajaknya meningkat, dan besarnya penurunan tarifnya semakin kecil.
Contoh :
Dasar
Pengenaan Pajak Tarif Pajak Penurunan
Tarif Pajak yang
terhutang
Rp 10,000,000.00 40 % - Rp 4,000,000.00
Rp 20,000,000.00 25% 15 % Rp 5,000,000.00
Rp 30,000,000.00 15% 10 % Rp 4,500,000.00
Rp 40,000,000,00 10 % 5 % Rp 4,000,000.00








b.3.Degresif-Progresif, adalah tarif pajak yang prosentasenya semakin kecil, jika dasar pengenaan pajaknya meningkat dan besarnya penurunan tarifnya semakin besar.
Contoh:
Dasar
Pengenaan Pajak Tarif Pajak Penurunan
Tarif Pajak yang
terhutang
Rp 10,000,000.00 40 % - Rp 4,000,000.00
Rp 20,000,000.00 35% 5 % Rp 7,000,000.00
Rp 30,000,000.00 25% 10 % Rp 7,500,000.00
Rp 40,000,000,00 10 % 15 % Rp 4,000,000.00







c. Tarif Tetap.adalah tarif pemungutan pajak dengan jumlah nilai nominalnya tetap tanpa memperhatikan jumlah yang dijadikan dasar pengenaan pajak.
1. Tarif Progresif ( Meningkat ): adalah tarif pemungutan pajak dengan presentase pemungutan yang semakin meningkat atau semakin besar.
a. Progresif-Proporsional; adalah tariff pajak yang presentasenya semakin besar jika dasar pengenaan pajaknya meningkat dan besarnya peningkatan tarifnya adalah sama besar.
b. Progresif-Degresif; adalah tariff pajak yang presentasenya semakin besar jika dasar pengenaan pajaknya meningkat dan besarnya peningkatan tarifnya adalah semakin kecil
c. Progresif-Progresif. adalah tariff pajak yang presentasenya semakin besar jika dasar pengenaan pajaknya meningkat dan besarnya peningkatan tarifnya adalah semakin besar.



Literatur/Daftar Bacaan :
1. Hamdan Aini, Perpajakan, Biana Aksara,hal 13-18
2. Munawir ; Perpajakan, Liberty Yogyakarta, hal 20-28
3. Santoso Brotodihardjo Pengantar Ilmu Hukum Pajak, PT Eresco bandung ;hal 93.

PEMUNGUTAN PAJAK, UTANG PAJAK DAN HAPUSNYA UTANG PAJAK.

A. PEMUNGUTAN PAJAK
1. Stelsel Pemugutan Pajak
Dalam pemungutan pajak, dikenal adanya tiga (3) macam stelsel atau sistem pemungutan pajak, yaitu:
• Stelsel Nyata ( Riel Stelsel ); mendasarkan pengenaan pajak pada penghasilan sesunguhnya yang diperoleh dalam setiap tahun pajak. Besar penghasilan yang sesungguhnya baru dapat diketahui pada akhir tahun pajak, oleh karenanya pengenaan pajak merupakan suatu pungutan kemudian, yaitu baru dikenakan atau dipungut setelah berakhirnya tahun pajak yang bersangkutan.

• Stelsel Anggapan(Fictive stelsel); mendasarkan pengenaan pajak pada suatu anggapan. Misalnya penghasilan wajib pajak dianggap sama besarya dengan penghasilan sesunguhnya dalam tahun yang baru lalu, dengan tanpa terpengaruh oleh besarnya oleh besarnya penghasilan sesunguhnya.

• Stelsel Campuran;mendasarkan pengenaan pajak dengan menggabungkan kedua stelsel diatas. Mula-mula pengenaan pajak didasarkan pada suatu anggapan, kemudian setelah tahun pajak berakhir, disesuaikan dengan kenyataan, dengan jalan mengadakan pembetulan-pembetulan.

2. Sistem Pemungutan Pajak
Pada umumnya terdapat tiga sistem pemungutan pajak, yaitu :
a. Offisial Assessment System ( OAS ); Suatu sistem pemungutan pajak dimana wewenang untuk menentukan besarnya pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak berada pada fiskus, ( pemungut pajak ).
b. Selft Assessment System (SAS ); Suatu sistem pemungutan untuk menententukan besarnya pajak yang terhutang berada pada wajib pajak itu sendiri. Dalam sistem ini wajib pajak bersikap aktif menghitung, memper hitungkan, menyetor dan melaporkan sendiri pajaknya yang terhutang. Fiskus tidak ikut campur tangan dalam menentukan besarnya pajak yang terhutang, kecuali wajib pajak menyalahi peraturan perpajakan yang berlaku.
c. With Holding System (WHS ); Suatu sistem pemungutan pajak, dimana wewenang untuk menentukan besarnya pajak yang terhutang berada pada pihak ketiga/orang lain ( bukan fiskus dan bukan wajib pajak ).

B. UTANG PAJAK DAN HAPUSNYA UTANG PAJAK
1. Timbulnya utang pajak. Utang pajak atau pajak yang terhutang, adalah pajak yang seharusnya dibayar oleh wajib pajak pada waktu yang telah ditentukan oleh peraturan peundang-undangan dibidang perpajakan.
Terhadap timbulnya uang pajak ada dua ajaran, yaitu :
a. Ajaran Material, menurut ajaran ini timbulnya utang pajak karena bunyi undang-undang, dengan syarat adanya ”taatbestand” (rangkaian dari keadaan-keadaan, perbuatan-perbuatan, kejadian-kejadian ) yang dapat menimbulkan utang pajak.
b. Ajaran Formil, menurut ajaran ini, timbulnya utang pajak karena Surat Ketetapan Pajak (SKP ).Walaupun sudah dipenuhi adanya taatbestand, namun apabila belum dikeluarkan SKP, maka ini berati belum adanya utang pajak.

SKP merupakan suatu keputusan administrasi ( fiskus), dimana ditetapkannya hubungan hukum antara pihak administrasi dan wajib pajak, hubungan ini menimbulkan hak dan kewajiban. Wajib pajak berkewajiban untuk membayar pajak( yang ditetapkan dalam SKP ), dan administrasi memperoleh hak untuk menagihnya.

Dalam Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan ( UU KUP ), menganut ajaran yang mana ?



2. Hapusnya utang pajak
Utang pajak berakhirnya berakhirnya pertama-tama disebabkan oleh pembayaran ( pelunasan ). Selain dengan cara pembayaran, utang pajak dapat berakhir dengan cara;
a. Kompensasi; dapat dilakuan jika wajib pajak untuk satu jenis pajak mempunyai kelebihan pembayaran pajak,sedangkan untuk jenis pajak lainnya terdapat kekurangan pembayaran pajak.
b. Daluwarsa,adalah suatu cara yuridis untuk memperoleh sesuatu, setelah lewat jangka waktu tertentu dengan syarat-syarat yang ditetapkan dalam undang-undang. Dalam UU.KUP , ditentukan pajak tidak dapat ditagih setelah lewat waktu 10 tahun.
Selain cara diatas, hapusnya utang pajak spt diatas ( yang disebut dengan cara berakhir tidak sesungguhnya ), dapat disebabkan/ terjadi karena :
c. Pembebasan, tidak diberikan pada pokok pajaknya, melainkan pada sebagian atau seluruh tambahan akibat suatu sanksi administrasi. misalnya denda.
d. Penghapusan,dapat diberikan dengan melihat keadaan khusus yang menimpa diri wajib pajak, seperti kemunduran yang menyolok pada keadaan finansial wajib pajak, sehingga akan berarti bencana besar bila pajaknya tidak dihapuskan, sekurang-kurangnya untuk sebagian.
e. Penundaan penagihan,dapat dilakukan untuk sementara waktu dalam hal wajib pajak tidak mampu, sehingga pajak tidak mungkin untuk ditagih. Jika kemudian wajib pajak ternyata mampu lagi untuk melunasi pajaknya, maka ia diharuskan untuk membayar terus.


SUMBER: wikipedia

Rabu, 04 Mei 2011

ketahanan nasional

Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar, secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.
Contoh Bentuk-bentuk ancaman menurut doktrin hankamnas (catur dharma eka karma) :
1. Ancaman di dalam negeri
Contohnya adalah pemeberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia.
2. Ancama dari luar negeri
Contohnya adalah infiltrasi, subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari darat, udara dan laut oleh musuh dari luar negri.
Latar Belakang
Terbentuknya negara Indonesia dilatar belakangi oleh perjuangan seluruh bangsa. Sudah sejak lama Indonesia menjadi incaran banyak negara atau bangsa lain, karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. Kenyataannya ancaman datang tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Terbukti, setelah perjuangan bangsa tercapai dengan terbentuknya NKRI, ancaman dan gangguan dari dalam juga timbul, dari yang bersifat kegiatan fisik sampai yang idiologis. Meski demikian, bangsa Indonesia memegang satu komitmen bersama untuk tegaknya negara kesatuan Indonesia. Dorongan kesadaran bangsa yang dipengaruhi kondisi dan letak geografis dengan dihadapkan pada lingkungan dunia yang serba berubah akan memberikan motivasi dlam menciptakan suasana damai.

Pokok-Pokok Pikiran

Upaya pencapaian ketahanan nasional sebagai pijakan tujuan nasional yang disepakati bersama didasarkan pada pokok-pokok pikiran berikut :

1. Manusia Berbudaya

Manusia adalah mahluk Tuhan yang pertama-tama berusaha menjaga, mempertahankan eksistensi dan kelangsungan hidupnya. Oleh karena itu, manusia berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya dari yang paling pokok sampai yang paling mutakhir baik yang bersifat materi maupun kejiwaan. Manusia dikatakan mahluk Tuhan yang sempurna karena memiliki naluri, kemampuan berpikir, akal dan berbagai ketrampilan, senantiasa berjuang Oleh karena itu, manusia berbudaya senantiasa selalu mengadakan hubungan-hubungan sebagai berikut :
a. Manusia dengan Tuhan dinamakan Agama/Kepercayaan
b. Manusia dengan cita-cita dinamakan Ideologi
c. Manusia dengan kekuatan/kekuasaan dinamakan Politik
d. Manusia dengan pemenuhan kebutuhan dinamakan Ekonomi
e. Manusia dengan penguasaan/pemanfaatan alam dinamakan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
f. Manusia dengan manusia dinamakan Sosial g. Manusia dengan rasa Keindahan dinamakan Seni/Budaya
g. Manusia dengan rasa aman dinamakan Pertahanan dan Keamanan

Dari uraian tersebut di atas diperoleh suatu kesimpulan bahwa manusia bermasyarakat untuk mendapatkan kebutuhan hidupnya yaitu kesejahteraan, keselamatan dan keamanan. Ketiga hal itu adalah hakekat dari ketahanan nasional yang mencakup dan meliputi kehidupan nasional yaitu aspek alamiah dan aspek sosial/kemasyarakatan sebagai berikut :

Aspek alamiah adalah :
a. Posisi dan lokasi geografi negara
b. Keadaan dan kekayaan alam
c. Keadaan dan kemampuan penduduk

Aspek sosial/kemasyarakatan adalah :
a. Ideologi
b. Politik
c. Sosial
d. Budaya
e. Pertahanan dan Keamanan

Aspek alamiah bersifat statis dan sering disebut dengan istilah Trigatra, sedangkan aspek sosial/kemasyarakatan bersifat dinamis disebut juga dengan istilah Pancagatra. Kedua aspek itu biasanya disebut dengan Astagatra. Aspek-aspek di atas mempunyai hubungan timbal balik antargatra yang sangat erat yang disebut dengan istilah keterhubungan (korelasi) dan ketergantungan (interdependensi).




C. Pengertian Ketahanan Nasional Indonesia

Ketahanan Nasional pastinya mempunyai rumusan dengan pengertian yang baku dalam upayanya menghadapi dinamika perkembangan dunia dari masa ke masa. Kepastian itu menjadi keharusan karena dipakai sebagai titik dasar atau titik tolak untuk gerak implemetasi/penerapan di dalam hidup dan kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara. Pengertian baku Ketahanan Nasional bangsa Indonesia adalah kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional, dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas , integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasionalnya.

Oleh karena itu, Ketahanan Nasional adalah kondisi hidup dan kehidupan nasional yang harus senantiasa diwujudkan dan dibina secara terus-menerus serta sinergik. Hal demikian itu, dimulai dari lingkungan terkecil yaitu diri pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara dengan modal dasar keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional. Proses berkelanjutan itu harus selalu didasari oleh pemikiran geopolitik dan geostrategi sebagai sebuah konsepsi yang dirancang dan dirumuskan dengan memperhatikan konstelasi yang ada disekitar Indonesia. Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang, serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh, menyeluruh dan terpadu berlandaskan Pancasila, UUD 1945 dan Wawasan Nusantara.


D. Asas-Asas Ketahanan Nasional Indonesia

Asas Ketahanan Nasional Indonesia adalah tata laku yang didasari nilai-nilai yang tersusun berlandaskan Pancasila, UUD 1945 dan Wawasan Nasional yang terdiri dari :
1. Asas Kesejahteraan dan Keamanan Kesejahteraan dan keamanan
Dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dan esensial, baik sebagai perorangan maupun kelompok dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan demikian kesejahteraan dan keamanan merupakan asas dalam sistem kehidupan nasional dan merupakan nilai intrinsik yang ada padanya. Dalam realisasinya kondisi kesejahteraan dan keamanan dapat dicapai dengan menitikberatkan pada kesejahteraan tetapi tidak mengabaikan keamanan. Sebaliknya memberikan prioritas pada keamanan tidak boleh mengabaikan kesejahteraan. Oleh karena itu, keduanya harus selalu ada, berdampingan pada kondisi apapun sebab keduanya merupakan salah satu parameter tingkat ketahanan nasional sebuah bangsa dan negara.

2. Asas Komprehensif Intergral atau Menyeluruh Terpadu
Sistem kehidupan nasional Mencakup segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh menyeluruh dan terpadu dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang, serasi dan selaras dari seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan demikian, ketahanan nasional mencakup ketahanan segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh, menyeluruh dan terpadu (komprehensif integral)

3. Asas mawas ke dalam dan mawas ke luar
Sistem kehidupan nasional merupakan perpaduan segenap aspek kehidupan bangsa yang saling berinteraksi. Disamping itu, sistem kehidupan nasional juga berinteraksi dengan lingkungan sekelilingnya. Dalam prosesnya dapat timbul berbagai dampak baik yang bersifat positif maupun negatif. Untuk itu diperlukan sikap mawas ke dalam dan ke luar.
a) Mawas ke dalam
Mawas ke dalam bertujuan menumbuhkan hakikat, sifat dan kondisi kehidupan nasional itu sendiri berdasarkan nilai-nilai kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan kualitas derajat kemandirian bangsa yang ulet dan tangguh. Hal itu tidak berarti bahwa ketahanan nasional mengandung sikap isolasi dan atau nasionalisme sempit (chauvinisme).
b) Mawas ke luar
Mawas ke luar bertujuan untuk dapat mengantisipasi danikut berperan serta menghadapi dan mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri, serta menerima kenyataan adanya saling interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional. Untuk menjamin kepentingan nasional, kehidupan nasional harus mampu mengembangkan kekuatan nasional, agar memberikan dampak keluar dalam bentuk daya tangkal dan daya tawar. Namun demikian, interaksi dengan pihak lain diutamakan dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan.

4. Asas kekeluargaan
Asas kekeluargaan mengandung keadilan, kearifan, kebersamaan, kesamaan, gotong-royong, tenggang rasa dantanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsadan bernegara. Dalam asas ini diakui adanya perbedaan yang harus dikembangkan secara serasi dalam hubungan kemitraan serta dijaga agar tidak berkembang menjadi konflik yang bersifat antagonistik yang saling menghancurkan.

E. Sifat Ketahanan Nasional Indonesia

Ketahanan nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya, yaitu :

1. Mandiri
Ketahanan nasional bersifat percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dengan keuletan dan ketangguhan yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah serta bertumpu pada identitas , integritas dan kepribadian bangsa. Kemandirian (independent) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global (interdependent).

2. Dinamis
Ketahanan nasional tidaklah tetap melainkan dapat meningkat dan atau menurun tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta kondisi lingkungan strategisnya. Hal ini sesuai dengan hakikat dan pengertian bahwa segala sesuatu di dunia ini senantiasa berubah dan perubahan itu senantiasa berubah pula. Oleh karena itu, upaya peningkatan ketahanan nasional harus selalu diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya diarahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik

3. Wibawa
Keberhasilan pembinaan ketahanan nasional Indonesia secara berlanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa yang dapat menjadi faktor yang diperhatikan pihak lain. Makin tinggi tingkat ketahanan nasional Indonesia makin tinggi pula nilai kewibawaan nasonal yang berarti makin tinggi tingkat daya tangkal yang dimiliki bangsa dan negara Indonesia.

4. Konsultasi dan kerjasama
Konsepsi ketahanan nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata tetapi lebih pada sikap konsultatif dan kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan pada kekuatan moral dan kepribadian bangsa.

Minggu, 06 Maret 2011

Warren Buffett

Warren Buffett, seorang pebisnis dan investor yang ketajaman pikirannya amat luar biasa sehingga ia diibaratkan sebagai perpaduan antara fisikawan Einstein, seniman Picasso dan raja kaya raya pencipta koin emas Croesus, dalam satu tubuh.

Berikut ini adalah wawancara yang pernah ia lakukan dengan CNBC. Dalam wawancara tersebut ditemukan beberapa aspek menarik dari hidupnya :
"Anjurkan anak anda untuk berinvestasi"
Ia membeli saham pertamanya pada umur 11 tahun dan sekarang ia menyesal karena tidak memulainya dari masih muda.


"Dorong Anak Anda untuk mulai belajar berbisnis"
Ia membeli sebuah kebun yang kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungan yang didapatinya dari hasil mengirimkan surat kabar.


"Ia masih hidup di sebuah rumah dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Ohama, yang ia beli setelah ia menikah 50 tahun yang lalu"


"Jangan membeli apa yang tidak dibutuhkan, dan dorong Anak Anda untuk berbuat yang sama"
Ia berkata bahwa ia mempunyai segala yang ia butuhkan dalam rumah itu. Meskipun rumah itu tidak ada pagarnya.


"Jadilah apa adanya"
Ia selalu mengemudikan mobilnya seorang diri jika hendak bepergian dan ia tidak mempunyai seorang supir ataupun keamanan pribadi.


"Berhematlah"
Ia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia. Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya, memiliki 63 anak perusahaan.


"Ia hanya menuliskan satu pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO dalam perusahaannya, menyampaikan target yang harus diraih untuk tahun itu"


"Tugaskan pekerjaan kepada orang yang tepat"
Ia tidak pernah mengadakan rapat atau menelpon mereka secara reguler.


"Buat Tujuan yang jelas dan yakinkan mereke untuk fokus ke tujuan"
Ia hanya memberikan 2 peraturan kepada para CEOnya. Peraturan nomor satu adalah : Jangan pernah sekalipun menghabiskan uang para pemilik saham. Peraturan nomor dua : Jangan melupakan peraturan nomor satu.


"Jangan Pamer, Jadilah diri sendiri & nikmati apa yang kamu lakukan"
Ia tidak banyak bersosialisasi dengan masyarakat kalangan kelas atas. Waktu luangnya di rumah ia habiskan dengan menonton televisi sambil makan pop corn.
Bill Gates, orang terkaya di dunia bertemu dengannya untuk pertama kalinya 5 tahun yang lalu. Bill Gates pikir ia tidak memiliki keperluan yang sangat penting dengan Warren Buffet, maka ia mengatur pertemuan itu hanya selama 30 menit.

Tetapi ketika ia bertemu dengannya, pertemuan itu berlangsung selama 10 jam dan Bill Gates tertarik untuk belajar banyak dari Warren Buffet. Warren Buffet tidak pernah membawa handphone dan di meja kerjanya tidak ada komputer.
Berikut ini adalah nasihatnya untuk orang-orang yang masih muda:

Hindarilah kartu kredit dan berinvestasilah untuk diri Anda sendiri dan ingat : "Uang tidak menciptakan orang tetapi oranglah yang menciptakan uang. Hiduplah secara sederhana."


"Jangan lakukan apa yang orang lain katakan, dengarkanlah mereka, namun lakukan apa yang menurut Anda baik."


"Jangan memaksakan diri untuk memiliki barang-barang bermerk, pakailah apa yang sekiranya nyaman bagi Anda."


"Jangan memboroskan uang Anda untuk hal-hal yang tidak diperlukan, gunakanlah uang untuk membantu mereka yang kekurangan."


"Biar bagaimana pun orang lain tetap tidak dapat mengatur hidup Anda sendiri. Andalah yang mengendalikan hidup Anda sepenuhnya"

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6597682

WAWASAN NUSANTARA

Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan bentuk geografinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam pelaksanannya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional.
Latar belakang
Falsafah pancasila

Nilai-nilai pancasila mendasari pengembangan wawasan nasional. Nilai-nilai tersebut adalah:

1. Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM), seperti memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing- masing.
2. Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan.
3. Pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.

Aspek kewilayahan nusantara

Pengaruh geografi merupakan suatu fenomena yang perlu diperhitungkan, karena Indonesia kaya akan aneka Sumber Daya Alam (SDA) dan suku bangsa.
Aspek sosial budaya

Indonesia terdiri atas ratusan suku bangsa yang masing-masing memiliki adat istiadat, bahasa, agama, dan kepercayaan yang berbeda - beda, sehingga tata kehidupan nasional yang berhubungan dengan interaksi antargolongan mengandung potensi konflik yang besar.
Aspek sejarah

Indonesia diwarnai oleh pengalaman sejarah yang tidak menghendaki terulangnya perpecahan dalam lingkungan bangsa dan negara Indonesia. Hal ini dikarenakan kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia merupakan hasil dari semangat persatuan dan kesatuan yang sangat tinggi bangsa Indonesia sendiri.Jadi, semangat ini harus tetap dipertahankan untuk persatuan bangsa dan menjaga wilayah kesatuan Indonesia.
Fungsi

1. Wawasan nusantara sebagai konsepsi ketahanan nasional, yaitu wawasan nusantara dijadikan konsep dalam pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.
2. Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan mempunyai cakupan kesatuan politik, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial dan ekonomi, kesatuan sosial dan politik, dan kesatuan pertahanan dan keamanan.
3. Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara.
4. Wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan, sehingga berfungsi dalam pembatasan negara, agar tidak terjadi sengketa dengan negara tetangga. Batasan dan tantangan negara Republik Indonesia adalah:

* Risalah sidang BPUPKI tanggal 29 Mei-1 Juni 1945 tentang negara Republik Indonesia dari beberapa pendapat para pejuang nasional. Dr. Soepomo menyatakan Indonesia meliputi batas Hindia Belanda, Muh. Yamin menyatakan Indonesia meliputi Sumatera, Jawa, Sunda Kecil, Borneo, Selebes, Maluku-Ambon, Semenanjung Melayu, Timor, Papua, Ir. Soekarno menyatakan bahwa kepulauan Indonesia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
* Ordonantie (UU Belanda) 1939, yaitu penentuan lebar laut sepanjang 3 mil laut dengan cara menarik garis pangkal berdasarkan garis air pasang surut atau countour pulau/darat. Ketentuan ini membuat Indonesia bukan sebagai negara kesatuan, karena pada setiap wilayah laut terdapat laut bebas yang berada di luar wilayah yurisdiksi nasional.
* Deklarasi Juanda, 13 Desember 1957 merupakan pengumuman pemerintah RI tentang wilayah perairan negara RI, yang isinya:

1. Cara penarikan batas laut wilayah tidak lagi berdasarkan garis pasang surut (low water line), tetapi pada sistem penarikan garis lurus (straight base line) yang diukur dari garis yang menghubungkan titik - titik ujung yang terluar dari pulau-pulau yang termasuk dalam wilayah RI.
2. Penentuan wilayah lebar laut dari 3 mil laut menjadi 12 mil laut.
3. Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) sebagai rezim Hukum Internasional, di mana batasan nusantara 200 mil yang diukur dari garis pangkal wilayah laut Indonesia. Dengan adanya Deklarasi Juanda, secara yuridis formal, Indonesia menjadi utuh dan tidak terpecah lagi.
Tujuan

Tujuan wawasan nusantara terdiri dari dua, yaitu:

1. Tujuan nasional, dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945, dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah "untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial".
2. Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional, serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan, kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruh dunia.
Implementasi
Kehidupan politik

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan wawasan nusantara, yaitu:

1. Pelaksanaan kehidupan politik yang diatur dalam undang-undang, seperti UU Partai Politik, UU Pemilihan Umum, dan UU Pemilihan Presiden. Pelaksanaan undang-undang tersebut harus sesuai hukum dan mementingkan persatuan bangsa.Contohnya seperti dalam pemilihan presiden, anggota DPR, dan kepala daerah harus menjalankan prinsip demokratis dan keadilan, sehingga tidak menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa.
2. Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai denga hukum yang berlaku. Seluruh bangsa Indonesia harus mempunyai dasar hukum yang sama bagi setiap warga negara, tanpa pengecualian. Di Indonesia terdapat banyak produk hukum yang dapat diterbitkan oleh provinsi dan kabupaten dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku secara nasional.
3. Mengembagkan sikap hak asasi manusia dan sikap pluralisme untuk mempersatukan berbagai suku, agama, dan bahasa yamg berbeda, sehingga menumbuhkan sikap toleransi.
4. Memperkuat komitmen politik terhadap partai politik dan lembaga pemerintahan untuk menigkatkan semangat kebangsaan dan kesatuan.
5. Meningkatkan peran Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuat korps diplomatik ebagai upaya penjagaan wilayah Indonesia terutama pulau-pulau terluar dan pulau kosong.

Kehidupan ekonomi
1. Wilayah nusantara mempunyai potensi ekonomi yang tinggi, seperti posisi khatulistiwa, wilayah laut yang luas, hutan tropis yang besar, hasil tambang dan minyak yang besar, serta memeliki penduduk dalam jumlah cukup besar. Oleh karena itu, implementasi dalam kehidupan ekonomi harus berorientasi pada sektor pemerintahan, pertanian, dan perindustrian.
2. Pembangunan ekonomi harus memperhatikan keadilan dan keseimbangan antardaerah. Oleh sebab itu, dengan adanya otonomi daerah dapat menciptakan upaya dalam keadilan ekonomi.
3. Pembangunan ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat, seperti dengan memberikan fasilitas kredit mikro dalam pengembangan usaha kecil.
Kehidupan sosial
Tari pendet dari Bali merupakan budaya Indonesia yang harus dilestarikan sebagai implementasi dalam kehidupan sosial.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sosial, yaitu :

1. Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari segi budaya, status sosial, maupun daerah. Contohnya dengan pemerataan pendidikan di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal.
2. Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun daerah. Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembangan museum, dan cagar budaya.
Kehidupan pertahanan dan keamanan
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan pertahanan dan keamanan, yaitu :

1. Kegiatan pembangunan pertahanan dan keamanan harus memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk berperan aktif, karena kegiatan tersebut merupakan kewajiban setiap warga negara, seperti memelihara lingkungan tempat tinggal, meningkatkan kemampuan disiplin, melaporkan hal-hal yang menganggu keamanan kepada aparat dan belajar kemiliteran.
2. Membangun rasa persatuan, sehingga ancaman suatu daerah atau pulau juga menjadi ancaman bagi daerah lain. Rasa persatuan ini dapat diciptakan dengan membangun solidaritas dan hubungan erat antara warga negara yang berbeda daerah dengan kekuatan keamanan.
3. Membangun TNI yang profesional serta menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi kegiatan pengamanan wilayah Indonesia, terutama pulau dan wilayah terluar Indonesia.
Membagun TNI Profesional merupakan implementasi dalam kehidupan pertahanan keamanan.

Selasa, 22 Februari 2011

TUGAS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
• Orang yang tinggal di daerah tersebut
• Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.
Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.

Bangsa adalah suatu kelompok manusia yang dianggap memiliki identitas bersama, dan mempunyai kesamaan bahasa, agama, ideologi, budaya, dan/atau sejarah. Mereka umumnya dianggap memiliki asal-usul keturunan yang sama. Konsep bahwa semua manusia dibagi menjadi kelompok-kelompok bangsa ini merupakan salah satu doktrin paling berpengaruh dalam sejarah. Doktrin ini merupakan doktrin etika dan filsafat, dan merupakan awal dari ideologi nasionalisme.
Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut.
Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain.

Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada.

Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara).[5] Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006,[6] Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam. Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Presiden yang dipilih langsung. Ibukota negara ialah Jakarta. Indonesia berbatasan dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. Negara tetangga lainnya adalah Singapura, Filipina, Australia, dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India.
Sejarah Indonesia banyak dipengaruhi oleh bangsa lainnya. Kepulauan Indonesia menjadi wilayah perdagangan penting setidaknya sejak abad ke-7, yaitu ketika Kerajaan Sriwijaya di Palembang menjalin hubungan agama dan perdagangan dengan Tiongkok dan India. Kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha telah tumbuh pada awal abad Masehi, diikuti para pedagang yang membawa agama Islam, serta berbagai kekuatan Eropa yang saling bertempur untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah Maluku semasa era penjelajahan samudra. Setelah berada di bawah penjajahan Belanda, Indonesia yang saat itu bernama Hindia Belanda menyatakan kemerdekaannya di akhir Perang Dunia II. Selanjutnya Indonesia mendapat berbagai hambatan, ancaman dan tantangan dari bencana alam, korupsi, separatisme, proses demokratisasi dan periode perubahan ekonomi yang pesat.
Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda. Suku Jawa adalah grup etnis terbesar dan secara politis paling dominan. Semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda tetapi tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.

Republik Indonesia Serikat, disingkat RIS, adalah suatu negara federasi yang berdiri pada tanggal 27 Desember 1949 sebagai hasil kesepakatan tiga pihak dalam Konferensi Meja Bundar: Republik Indonesia, Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO), dan Belanda. Kesepakatan ini disaksikan juga oleh United Nations Commission for Indonesia (UNCI) sebagai perwakilan PBB.
Republik Indonesia Serikat terdiri beberapa negara bagian, yaitu:
1. Republik Indonesia
2. Negara Indonesia Timur
3. Negara Pasundan, termasuk Distrik Federal Jakarta
4. Negara Jawa Timur
5. Negara Madura
6. Negara Sumatra Timur
7. Negara Sumatra Selatan
Di samping itu, ada juga wilayah yang berdiri sendiri (otonom) dan tak tergabung dalam federasi, yaitu:
1. Jawa Tengah
2. Kalimantan Barat
3. Dayak Besar
4. Daerah Banjar
5. Federasi Kalimantan Tenggara
6. Negara Kalimantan Timur (tidak temasuk bekas wilayah Kesultanan Pasir)
7. Bangka
8. Belitung
9. Riau
Republik Indonesia Serikat dibubarkan pada 17 Agustus 1950.
Republik Indonesia Serikat memiliki konstitusi yaitu Konstitusi RIS. Piagam Konstitusi RIS ditandatangani oleh para Pimpinan Negara/Daerah dari 16 Negara/Daerah Bagian RIS, yaitu
1. Mr. Susanto Tirtoprodjo dari Negara Republik Indonesia menurut perjanjian Renville.
2. Sultan Hamid II dari Daerah Istimewa Kalimantan Barat
3. Ide Anak Agoeng Gde Agoeng dari Negara Indonesia Timur
4. R.A.A. Tjakraningrat dari Negara Madura
5. Mohammad Hanafiah dari Daerah Banjar
6. Mohammad Jusuf Rasidi dari Bangka
7. K.A. Mohammad Jusuf dari Belitung
8. Muhran bin Haji Ali dari Dayak Besar
9. Dr. R.V. Sudjito dari Jawa Tengah
10. Raden Soedarmo dari Negara Jawa Timur
11. M. Jamani dari Kalimantan Tenggara
12. A.P. Sosronegoro dari Kalimantan Timur
13. Mr. Djumhana Wiriatmadja dari Negara Pasundan
14. Radja Mohammad dari Riau
15. Abdul Malik dari Negara Sumatra Selatan
16. Radja Kaliamsyah Sinaga dari Negara Sumatra Timur
17. Kabinet Republik Indonesia Serikat
18. Masa bakti : 20 Desember 1949-6 September 1950
No Jabatan Nama Menteri
1 Perdana Menteri
Mohammad Hatta

2 Menteri Luar Negeri
Mohammad Hatta

3 Menteri Dalam Negeri
Ide Anak Agung Gde Agung

4 Menteri Pertahanan
Hamengkubuwono IX

5 Menteri Kehakiman
Supomo

6 Menteri Penerangan
Arnold Mononutu

7 Menteri Keuangan
Sjafruddin Prawiranegara

8 Menteri Kemakmuran
Djuanda

9 Menteri Perhubungan, Tenaga dan Pekerjaan Umum
H. Laoh

10 Menteri Perburuhan
Wilopo

11 Menteri Sosial
Mohammad Kosasih Purwanegara

12 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Abu Hanifah

13 Menteri Kesehatan
J. Leimena

14 Menteri Agama
Wahid Hasjim
Hamid II [1]

15 Menteri Negara
Mohammad Roem [2]
Suparno



Konstitusi Republik Indonesia Serikat
, atau lebih dikenal dengan atau Konstitusi RIS adalah konstitusi yang berlaku di Republik Indonesia Serikat sejak tanggal 27 Desember 1949 (yakni tanggal diakuinya kedaulatan Indonesia dalam bentuk RIS) hingga diubahnya kembali bentuk negara federal RIS menjadi negara kesatuan RI pada tanggal 17 Agustus 1950.
Sejak tanggal 17 Agustus 1950, konstitusi yang berlaku di Indonesia adalah Undang-Undang Dasar Sementara Republik Indonesia, atau dikenal dengan sebutan UUDS 1950.

Hak asasi manusia adalah hak-hak yang telah dipunyai seseorang sejak ia dalam kandungan.

Hak dan kewajiban sesuai dengan pasal
Pasal 27 ayat 1
(1) Segala warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.
Pasal 28
Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.
Pasal 29 ayat 2
(2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masingmasing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.
Pasal 30 ayat 1
(1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara.
Pasal 31 ayat 1
(1) Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran.

Minggu, 30 Januari 2011

KATA MUTIARA BUNG KARNO

http://penasoekarno.wordpress.com/2009/11/07/kata-mutiara-bung-karno/

http://www.gkhwklaten.org/2010/08/kata-kata-mutiara-ir-sukarno.html

http://zamronicenter.blogdetik.com/2010/05/14/putera-sang-fajar/

KATA-KATA BIJAK PARA TOKOH-TOKOH DUNIA

1“Tidak ada jalan keluar yang dipakai untuk menghindarkan diri dari sesuatu, kecuali berfikir”

“Thomas Alva Edison”

2“Satu-satunya yang saya perlukan ialah waktu. Alangkahkah hebatnya jika saya dapat membeli waktu-waktu yang terbluang”

“Michael Faraday”

3“Yang menentukan masa depan adalah pilihan anda, bukan kesempatan”

”Jean Nidetek”

4”Jika segala sesuatu hilang, masih ada masa depan”

”Bavee”

5”Hadapilah masa depan yang suram tanpa rasa takut, tetapi dengan hati jantan”

”Longfellow”

6”Persiapan terakhir untuk masa depan adalah tugas terakhir dilakukan dengan sebaik-baiknya”

”Macdonald”

7”Ketololan merupakan musuh besar dan penghalang bagi pertumbuhan ide baru”

”Percy Brigdman”

8”Masa muda adalah masa keemasan, betapa dosa untuk menyalahgunakan masa muda itu”

”Geoge Bernard Shaw”

9”Masa muda hanya sekali, karena itu pergunakanlah sebaik-baiknya”

”Emerson”

10”Orang-orang yang sukses cermat dalam bekerja, orang-orang yang gagal ceroboh”

”Winners work smartly hard, losers blindy hard”

11“Kemuliaan itu seperti lingkaran di dalam air, yang tidak pernah berhenti membesarkan diri, sampai bentangannya yang luas memencarkannya menjadi tiada”

“William Shakespeare”

12“Kita tidak dilahirkan untuk menuntut, tetapi untuk memerintah”

”William Shekespeare”

13”Mayoritas tidak pernah dapat menggantikan sang manusia seperti halnya seratus orang bodoh tidak membuat satu orang bijak, suatu putusan heroik tidak mungkin datang dari seratus orang pengecut”

”Aldof Hitler”

14”Kenalilah diri anda sendiri maka anda akan memenangkan semua pertempuran”

”Lao-Tzu”

15”Kita semua mengenal kebenaran, bukan melulu bedasarkan alasan tetapi juga dengan hati”

”Blaise Pascal”

16”Berikan saya tempat untuk berdiri, dan saya akan mengangkat bumi”

”Archimedes”

17”Berbagai hal dapat datang kepada orang yang menunggu. Tetapi berbagai hal akan meninggalkan orang yang terburu-buru”

”Abraham Lincoln”

18”Sesuatu yang terbaik di masa depan hanya muncul sekali dalam satu hari”

”Abraham Lincoln”

19”Kebenaran biasanya merupakan pertahan terbaik melawan fitnah”

”Abraham Lincoln”

20”Janganlah pernah berunding karena ketakutan, tetapi jangan takut untuk berunding”

”Jhon F. Kennedy”

21”Jangan takut dengan kebesaran. Sebagian orang terlahir untuk besar, sebagian mencapai kebesaran, dan sebagian mendapat kepercayaan untuk kebesaran”

”NN”

22”Para prajurit yang berjaya, menang dulu baru pergi berperang. Sementara para prajurit pencundang, pergi berperang dulu baru berusaha untuk menang”

”Sun Tzu”

23”Aku melakukan usaha yang belum pernah mempunyai contoh sebelumnya, dan aku tidak akan mempunyai penirunya. Aku mengusulkan untuk menunjuk kepada sesama ku seorang manusia sebagaimana alam membuatnya, dan orang ini pastilah diri ku sendiri”

”Jean Jacques Rosseau”

24”Kalau saya periksa diri dan metode berfikir saya, sampai pada kesimpulan bahwa karunia daya khayal lebih berarti dari pada bakat saya untuk menyerap pengetahuan”

”Albert Einstein”

25”Manusia itu mencuri karena tidak tahu kalau mencuri itu salah”

”Socrates”

26”Manusia tahu atau sadar ketika mereka mencuri bahwa mencuri itu salah”

”Aristoteles”

27”Kalau manusia mau berupaya keras penuh semangat untuk mencari kebenaran, maka dia akan mendapat nilai tidak terhingga”

”Albert Einstein”

28”Orang yang berkata hal itu tidak dapat di kerjakan tidak sepatutnya mengganggu orang yang sedang mengerjakannya”

”Peribahasa China”

29”Saya sudah tidak mau lagi bersikap kaku. Yang saya inginkan hanyalah benar”

”Stephen Hawking”

30”Saya tahu bahwa kebanyakan orang, termasuk mereka yang mudah menghadapi masalah-masalah paling rumit pun, jarang bisa menerima kebenaran yang paling sederhana dan paling jelas pun..”

”Leo Tolstoy”

31”Satu perbuatan lebih baik dari pada tidak sama sekali”

”Ery Leonardo”

32”Kemajuan tidak diciptakan oleh keahlian, tetapi oleh kemauan”

”NN”

33”Selalu ada jalan terbaik dalam melakukan segala sesuatu”

”Ralph Woldo Emerson”

34”Prestasi adalah apa yang mampu anda lakukan. Motivasi menentukan apa yang anda lakukan. Sikap menentukan seberapa baik anda melakukannya”

”Lois Holtz”

35”Komitmen adalah nama lain kesuksesan”

”NN”

36”Seseorang yang berhasil adalah orang yang dapat meletakkan sebuah dasar yang kuat dengan batu bata yang orang lain lemparkan kepadanya”

”David Bronthly”

37”Tidak ada yang dapat menghentikan seseorang yang mengejar tujuannya dengan sikap yang benar”

”NN”

38”Kebesaran yang sejati tercapai karena menjadi besar dalam hal-hal kecil”

”Charles Simsons”

39” Kealahan terbesar yang dapat dibuat oleh seseorang dalam kehidupan adalah menjadi terus-menerus takut akan membuat kesalahan”

”Elbert Hubbard”

40”Seseorang yang optimis melihat kesempatan dalam malapetaka. Seseorang yang pesimis melihat suatu malapetaka dalam setiap kesempatan”

”Herbert V. Prochnow”

41”Semua yang dilakukan seseorang harus terjadi secara wajar, bertindaklah wajar. Berbuatlah kebaikan demi kepentingan umum, jangan hanya untuk kepentingan sendiri karena gejala alam sekalipun tidak akan berlangsung kekal, lebih-lebih pekerjaan manusia”

”Lao Zi”

42”Kesalahan terbesar yang dapat dibuat oleh seseorang adalah tidak melakukan apa-apa”

”John Maxwell”

43”Pertempuran hidup tidak selalu menuju pada orang yang lebih kuat atau lebih cepat. Akan tetapi, cepat atau lambat, orang berfikir bahwa ia bisa”

John Maxwell”

44”Suatu sikap mental yang positif berakar dalam kepercayaan diri yang jelas, kalem dan jujur”

”John Maxwell”

45”Tidak ada pemandangan yang lebih menyedihkan dari pada seorang muda yang pesimistis”

”Mark Twain”

46”Anda dapat memperoleh sesuatu yang anda inginkan dalam hidup jika anda cukup menolong orang lain mendapatkan apa yang mereka inginkan”

”Zig Ziglar”

47”Sembilan puluh sembilan persen kegagalan berasal dari orang yang mempunyai kebiasaan membuat alasan”

”George Washington Carrer”

48”Bila menghadapi kesulitan selesaikanlah ketika masih bisa diatasi. Bila menghadapi hal yang kelihatannya mudah, jangan meremehkannya, tetapi lakukanlah tugas itu dengan sepenuh hati untuk menghindarkan resiko kegagalan”

”Lao Zi”

49”Tidak semua hal yang penting dapat dihitung dan tidak semua hal yang dapat dihitung penting”

”Albert Einstein”

50”Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastiaan bahwa anda dicintai seperti apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun anda seperti diri anda adanya”

”Victor Hugo”

51”Saat salah satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain terbuka. Hanya sering kali kita terpaku begitu lama pada pintu yang tertutup sehingga tak melihat yang telah terbuka untuk kita”

”Helen Keller”

52”Jika kita memulainya dengan kepastian, kita akan berakhir dalam keraguan, tetapi jika kita memulainya dengan keraguan dan bersabar mengahadapinya, kita akan berakhir dalam kepastian”

”Francis Bacon”

53”Jangan melihat masa lampau dengan penyesalan, jangan pula lihat masa depanmu dengan ketakutan, tetapi lihatlah sekitarmu dengan penuh kesadaran”

”James Thurber”

54”Orang menjadi begitu luar biasa ketika mereka berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu. saat mereka percaya pada diri mereka sendiri, mereka memiliki rahasia kesuksesan yang pertama”

”Norman Vincent Peale”

55”Kebahagiaan anda tumbuh berkembang manakala anda membantu orang lain. Namun, bilamana anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagaikan sebuah tanaman, harus di sirami setiap hari dengan sikap dan tindakan memberi”

”J. Donald Walters”

56”Sedikit sekali orang kaya yang memilki hartanya sendiri. Hartalah yang memilki mereka”

”Robert G.Ingersoll”

57”Hidup adalah sebuah tantangan, maka hadapilah. Hidup adalah sebuah lagu, maka nyanyikanlah. Hidup adalah sebuah mimpi, maka sadarilah. Hidup adalha sebuah permainan, maka mainkanlah. Hidup adalah cinta, maka nikmatilah”

”Bhagawan Sri Sthya Sai Baba”

58”Orang bahagia bukanlah orang pada lingkungan tertentu, melainkan pada sikap-sikap tertentu”

”Hugh Downs”

59”Jangan takut mengambil satu langkah besar bila memang diperlukan. Anda takan bisa meloncati sebuah jurang dengan lompatan kecil”

”David Liyod George”

60”Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras, dan mau belajar dari kegagalan”

”General Colin Powell”

61”Kita menilai diri kita dengan mengukur dari apa yang kita rasa mampu untuk kita kerjakan. Orang lain menilai diri kita dengan mengukur dari apa yang teelah kita lakukan”

”Henry Wadsworth Longfellow”

62”Pengalaman bukan apa yang terjadi pada anda, melainkan apa yang anda lakukan atas apa yang terjadi pada anda”

”Aldous Huxley”

62”Sukses sering kali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani megambil konsekuensi”

”Jawaharlal Nehru”

63”Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan”

”Confusius”

64”Setiap pria dan wanita yang sukses adalah pemimpi-pemimpi besar. Mereka berimajinasi tentang masa depan mereka, berbuat sebaik mungkin dalam setiap hal, dan bekerja setiap hari menuju visi jauh kedepan yang menjadi tujuan mereka”

”Brian Tracy”

65”Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan ialah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia pada hari ini”

”Samuel Taylor Coleridge”

66”Lakukanlah semua kebaikan yang dapat anda lakukan dengan segala kemampuan anda, dengan semua cara yang anda bisa, di segala tempat, setiap saat, kepada semua orang, selama anda bisa”

”Samuel Wesley”

67”Amatlah sedikit yang diperlukan untuk membuat suatu kehidupan yang membahagiakan, semuanya ada di dalam diri anda sendiri, yaitu di dalam cara anda berpikir dan bersikap”

”Fred Corbett”

68”Kesalahan terbesar yang bisa dibuat oleh manusia di dalam kehidupannya adalah terus menerus mempunyai rasa takut bahwa mereka akan membuat kesalahan”

”Elbert Hubbard”

69”Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh”

”Confusius”

70”Tiadanya keyakinanlah yang membuat orang takut menghadapi tantangan, dan saya percaya pada diri saya sendiri”

”Muhammad Ali”

71”Banyak orang dalam hidup ini dikarenakanorang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah”

Thomas Alva Edison”

72”Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya”

”Alexander Pope”

73”Kita berdoa kalau kesusahan dan membuthkan sesuatu, mestinya kita berdoa dalam kegembiraan besar dan rezeki yang melimpah”

”Kahli Gibran”

74”Bagian terbaik dari hidup seseorang adalah perbuatan-perbuatan baiknya dan kasihnya yang tidak diketahui orang lain”

”William Wordsworth”

75”Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, hidup di tepi jalan an dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah”

”Abu Bakar Sibli”

76”Apabila kamu tidak dapat memberikan kebaikan kepada orang lain dengan kekayaanmu, berilah mereka dengan kebaikan dengan wajahmu yang berseri-seri, disertai akhlak baik”

”Nabi Muhammad SAW”

77”Jadilah kamu manusia yang pada kelahiranmu semua orang tertawa bahagia, tetapi hanya kamu sendiri yang menangis, dan pada kematiaanmu semua orang menangis sedih dan hanya kamu sendiri yang tersenyum””

”Mahatma Gandhi”

78”Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi meciptakan kasih”

”Lao Tse”

79”Kaca, porselen dan nama baik, adalah sesuatu yang gampang sekali peah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa meninggalkan bekas yang tampak”

”Benjamin Franklin”

80”Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak pernah berada diatas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada diatas kepala orang lain”

”Thomas Hardy”

81”Bersikaplah kuku seperti batu karang yang tidak putus-putusnya dipukul ombak. Ia tidak tetap saja berdiri kukuh, bahkan ia menentramkan amarah ombak dan gelombang itu”

”Marcus Aurelius”

82”Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya, tidak kelihatan olehnya walaupun nyata. Kecil dipandangnya walaupun bagaimana besarnya”

”Jalinus At Thabib”

83”Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian, Tetapi jika orang mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan”

”Sir Francis Bacon”

84”Perbuatan-perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi pernuatan pura-pura itulahsebenarnya yang menimbulkan pemusuhan dan pengkhianatan”

”Johan Wolfgang Goethe”

85”Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustahil, kita baru yakin kalau kita telah berhasil melakukannya dengan baik”

”Evelyn Underhill”

86”Musauh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia hanyalah keyakinan yang teguh”

”Andrew Jackson”

87”Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai”

”Schopenhauer”

88”Oramg yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak”

”Aldus Huxley”

89”Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Merka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi”

”Ernest Newman”

90”Belajarlah darikesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri”

”Martin Vanbee”

91”Dalam masalah hati nurani, pikiran pertamalah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang paling baik”

”Robert Hall”

92”Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang jika memulai sekarang, tahun depan anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan anda tak akan mengetahui masa depan jika anda menunggu-nunggu”

”William Feather”

93”Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan ialah orang yang sanggup menguasai diri dikala ia marah”

”Nabi Muhammad SAW”

94”Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer dapat mulai berpikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berpikir seperti komputer”

”Sydney Harris”

95”Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dalam suatu cara yang berbeda”

”Dale Carniege”

96”Hati yang penuh syukur, bukan saja kebajikan yang terbesar, melainkan pula iniduk segala kebajikan yang lain”

”Cicero”

97”Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu”

”Benjamin Franklin”

98”Apa yang tampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain dari pada ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untukmengejar kepentingan-kepentingan yang lebih besar”

”La Roucefoucauld”

99”Tiga sifat manusia yang merusak adalahkikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat yang mengagumi diri sendiri yang berlebihan”

”Nabi Muhammad SAW”

100”Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari, dengan kata lain kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri”

”Mary Mc Carthy”

Dikutip dari berbagai sumber